Mahasiswa/i (peserta pendidikan) Kelas Karyawan (Blended) merupakan orang yg telah kerja begitu pula orang yg belum kerja.
Para mahasiswa/i ini sepanjang masa bergotong-royong serta saling menolong memecahkan kegelisahan masing2 . Baik kegelisahan dalam kerja, akademik, finansial (ekonomi), begitu pula problematik lainnya. Demikian juga dgn tamatan/lulusannya, memiliki ikatan yg kuat untuk saling menolong sesama tamatan/lulusannya.
Selama ini mhs yg belum kerja, akan mendapat karir dari kawan-kawannya begitu pula tamatan/lulusannya, lebih-lebih rekan-rekan yg telah kerja (sebagai PNS / ASN, wiraswastawan, pengatur peternakan, pekerja, petugas, dan lain-lain).
Kendati begitu mhs yg telah kerja, sepanjang masa dapat meningkatkan karir dan penghasilannya selama pendidikan. Mereka mendapatkan peningkatan karir dan peningkatan penghasilan dari rekan-rekannya.
Bagi masyarakat yg telah kerja serta relatif kesusahan di dalam menaikkan karir serta menaikkan penghasilan. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Kelas Karyawan (Blended) ini merupakan pemecahan cerdas untuk meningkatkan diri. Adalah menaikkan pendidikan tinggi formalnya serta meningkatkan pengalaman, karir, serta penghasilan.
Penjelasan singkat mengenai P2K / PKK (Kelas Karyawan, Program Kuliah Karyawan)
Tujuan melaksanakan Kelas Karyawan ini
Dalam rangka melakukan amanat UUD 45 di Pasal 31 dan UU RI No.20 Th.2003, PTS ini menyelenggarakan Kelas Karyawan (Blended) ini serta melaksanakan KOMITMEN SOSIAL. Antara lain dng memberi peluang semua warga negara tamatan/lulusan SMA/K, D3/Politeknik, D1, D2, S-1 / Sarjana atau setaraf, dan lain-lain, baik yg mempunyai keterbatasan waktu luang begitu pula mempunyai keterbatasan kesanggupan finansial (ekonomi), untuk melanjutkan pendidikan (atau pindah jurusan) ke program S-1 (Sarjana) atau Diploma Tiga / D-III atau S-2 (Pascasarjana) pd jurusan yg disukai, secara terhormat dan berbobot / kualitas disesuaikan dgn keunggulan masing2 PTS ini. Juga Biaya pendidikannya (silakan klik) diperhitungkan sedemikian rupa dgn proses matang2 sehingga menjadi ringan bagi calon mahasiswa, disebabkan selain dilakukan bantuan kemudahan dalam bentuk subsidi silang, juga pemberian fasilitas untuk kemudahan membayar cicilan dana pendidikan, agar dapat diangsur per bulan berdasarkan kesanggupan calon mhs.
Mahasiswa/i dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tepat pada waktunya (sesuai masa studi) karena sistem pendidikan tinggi Kelas Karyawan dilaksanakan dgn ketrampilan (keterampilan) tinggi. Selain perkuliahan langsung dengan guru besar / dosen, sistem pendidikan tingginya juga dilaksanakan dgn memanfaatkan keragaman metode efektif melalui tugas khusus perorangan terarah, tugas kelompok yg komunikatif, dan diakhiri dgn bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yg terarah, terprogram serta terjadwal. Sistem pendidikannya sangat layak bagi pekerja yg sibuk dng kerjanya begitu pula bagi yg bukan pekerja.
Tamatan/lulusan Kelas Karyawan keahlian penguasaan teori yg kuat beserta aplikasinya, serta keahlian profesional serta cara pandang yg menyeluruh; menaikkan sikap mental expert yg berorientasi pada penuntasan persoalan mendasarkan alur berpikir-sistem; mampu menaikkan kajian-kajian teoritis konsepsional mutakhir; mempunyai keahlian melakukan beraneka penelitian dasar begitu pula terapan.
Tamatan/lulusan Program S1, D3 dan S2 Kelas Karyawan (Blended) juga mampu aktif berperan-serta pada kelompok kerja; mampu berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keahlian yg heterogen serta memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yg ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit usaha mandiri disesuaikan dgn keilmuannya, mampu mengikuti perkembangan baru pd keilmuannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut.
Kompetensi tamatan/lulusannya dalam menangani tiap persoalan, mampu mengungkap struktur serta inti problematik serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penuntasannya; mengetahui dan bisa memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat memanfaatkan ilmu; cakap serta terampil berdasarkan kelompok ilmunya; bisa memecahkan persoalan secara logika, memanfaatkan data/informasi yg diadakan; dapat memakai konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yg tidak/kurang jelas; mampu mandiri di dalam kerja dan berupaya.